Takdir yang buruk menurut KITA belum tentu baik menurut Allah Swt. Begitu pula sebaliknya, takdir yang baik menurut MANUSIA belum tentu baik menurut Allah Swt.
Mengapa saya menggunakan frasa KITA pada takdir yang buruk, sedangkan takdir baik menggunakan frasa MANUSIA? Sebab biasanya saat mengalami takdir yang buruk, kita seringkali menggunakan asumsi kita sendiri untuk memaknai keadaaan, bukan asumsinya Allah Swt. Sedangkan saat mengalami takdir yang baik, manusia lebih banyak sombong atau merasa bahwa apa yang dicapainya hari ini adalah berkat jerih payahnya selama ini, berkat kehebatannya sendiri.
Sekarang mari kita coba maknai kalimat itu dengan berbagi kisah.
Ada seorang suami yang diberikan hasil panen melimpah, tapi dalam prosesnya dia lalai dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang hamba. Shalat telat hingga tak sempat. Lalai dalam menuntut ilmu, lalai dari kewajiban mendidik anak dan istri. Tetapi Allah Swt. melimpahkan hasil panennya. Apakah yang demikian bisa dikatakan bahwa Allah Swt. rida? Sedangkan semakin hari ia semakin luput dari nikmat Allah Swt.
Ada pula kisah seorang perempuan yang sulit sekali menegakkan syari'at di tempat ia bekerja. Sulit rasanya untuk mengenakan jilbab (gamis), sulit menghindari untuk tidak berbaur dengan laki-laki. Hingga ia semakin terbiasa dan semakin nyaman dengan habits yang tidak apa-apa (tidak apa-apa tidak memakai gamis asal longgar, tidak apa-apa berbaur dengan non-mahram). Padahal berpakaian dengan menutup aurat sesuai standar aturan Islam adalah sebuah kewajiban bagi perempuan. Pakaian longgar bukan satu alasan yang membuat memakai jilbab (gamis) menjadi boleh ditinggalkan. Tidak ada alasan lain bagi perempuan untuk menggunakan jilbab dan khimar kecuali itu adalah perintah Allah Swt.
Maka keridaan Allah Swt. itu bukan pada gampang atau tidaknya rizki itu diraih, bukan pada susah atau mudahnya cita-cita digapai, bukan pada melimpahnya rizki. Namun pada "sudahkah bisa kutegakkan hukum-hukum Allah Swt.?" atau "Sudah lebih dekatkah aku kepada Allah Swt. di posisiku hari ini?" Dan kriteria inipun berlaku pada aktivitas apapun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar