Ketika kita sudah
mengerti bahwa rizki itu datangnya dari Alloh Swt tentunya kita tidak boleh berprasangka
buruk sama Alloh Swt, guys!
Pengalaman banget, nih. Pernah kan bahkan seringkali
menjumpai orang-orang yang terus mengeluh tentang besar kecilnya rizki yang
mereka dapatkan. Padahal rizki tidak harus uang kan, guys?
Pernah enggak sih kalian kepikiran bahwa rizki dan usaha itu berada pada posisi
yang berbeda?
Kebanyakan dari kita
masih memiliki mindset kok rizki ku sedikit yaa?
Kok
sudah bersusah payah berusaha seharian cuma segini yang didapet. Tanpa sadari
kita telah terjebak dalam pemikiran itu,
padahal usaha itu hanya perantara (wasilah). Jangan sombong guys, bukan karena
usaha yang kita lakukan rizki itu datang. Alloh Swt satu-satunya dzat pemberi
kecukupan bagi hamba-hambaNya.
Dari Umar bin Khattab ra., beliau berkata, "Saya mendengar Rassulullah Saw
bersabda: "Jika kalian bertawakkal kepada Allah Swt dengan
sebenar-benarnya, niscaya Allah Swt akan memberikan rizki kepada kalian seperti
seekor burung, pagi-pagi ia keluar dari sarangnya dalam keadaan lapar dan
pulang disore hari dalam keadaan kenyang," (HR. Ahmad dan Turmudzi).
So,
guys! Rizki itu sudah Allah Swt gariskan. Kamu mau usaha
apapun, seberat apapun kalau rizkimu sudah digariskan sedemikian rupa ya
wajibnya kita syukuri. Sudah semestinya kita senantiasa bersyukur dan berbaik
sangka kepada Allah Swt agar hati kita merasa tenang, Luruskan niat baik kita
bekerja karena Allah Swt agar kita diridai olehnya. Jika Allah Swt sudah rida
maka lelah yang kita lakukan untuk menjemput rizki akan terasa ringan
dikerjakan. Lelah yang indah ya lelah lillah.
Penulis : Tami
Editor : Riska Malinda

Tidak ada komentar:
Posting Komentar